SANGATTA – Beberapa waktu lalu, Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) Jemaat Elim Sangatta melakukan kegiatan Bina Sambut di Pantai Teluk Lombok. Rangkaian kegiatan dua hari tersebut dirancang padat, meliputi spiritualitas, psikologi perkembangan, dan penguatan organisasi. Kegiatan juga diisi dengan ibadah reflektif serta sesi permainan atau games yang memupuk kerja sama tim, kreativitas, dan kepemimpinan.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Majelis Jemaat Elim Sangatta, Pendeta Yohanis Sabang. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa iman yang kokoh dan karakter yang kuat menjadi fondasi penting bagi generasi muda gereja dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.
Dalam sesi pembekalan, peserta mendapatkan materi utama bertajuk “Mengenal Diri dan Karakter Remaja” yang disampaikan oleh Yuliana Kalalembang, seorang pemimpin perempuan gereja yang juga menjabat sebagai Pengurus Persekutuan Wanita Gereja Toraja (PWGT) Klasis Kutai Timur serta Kepala Bidang Keperawatan RSUD Kudungga Sangatta.
“Remaja harus belajar mengenali dirinya terlebih dahulu sebelum mampu berkontribusi bagi masyarakat. Jangan biarkan mereka tumbuh tanpa arah. Gereja harus hadir, mendampingi,” tegas Yuliana dalam materinya.
Selain itu, peserta juga dikenalkan pada nilai-nilai spiritual dengan meneladani karakter Kristus, seperti kasih, kesabaran, kerendahan hati, keadilan, pengampunan, dan kesetiaan. Materi ini menjadi fondasi penting untuk membangun remaja yang tegar secara mental dan rohani serta siap menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.
Seluruh agenda dirancang dan dilaksanakan oleh pengurus PPGT Jemaat Elim Sangatta, yang secara penuh mengambil peran sebagai fasilitator pembinaan. Kegiatan ini bertujuan untuk menyambut dan mempersiapkan anak-anak Sekolah Minggu yang kini menjadi bagian dari PPGT, membekali remaja dengan pemahaman tentang karakter, permasalahan khas remaja, serta penguatan iman, serta mengenalkan struktur dan peran organisasi PPGT, sehingga peserta siap terlibat aktif dalam pelayanan gereja. (ADV/ProkopimKutim/KP)