Naik Gunung Virtual Bareng Wabup Kutim, Sangattafolks Gelar “Summit Fal Rl 2” dioblox

by
28 Oktober 2025
113 views

Kutai Timur, Kaltimnesia.id – Komunitas Sangattafolks kembali menghadirkan kegiatan unik bertajuk “Summit Fall 2”, yakni acara naik gunung virtual melalui platform game Roblox. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 30 Oktober 2025, mulai pukul 18.00 Wita di Warkop Glovi by Warkop Naik Kelas, Sangatta. Menariknya, kegiatan ini akan diikuti langsung oleh Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi.

Penyelenggara acara, Willy Christian, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan lomba, melainkan mabar (main bareng) yang bertujuan mempererat kebersamaan komunitas Roblox di Kutai Timur.

“Untuk kegiatan Sangattafolks Summit Fall 2 ini bukan lomba, tapi main bareng aja, naik gunung di Roblox bareng Bapak Wakil Bupati Kutai Timur,” jelasnya saat di konfirmasi melalui Via Telpon.

Ia juga menegaskan bahwa peserta dibatasi untuk usia 18 tahun ke atas, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap jam belajar pelajar yang lebih muda.

“Kami ingin yang ikut itu yang berumur 18 tahun ke atas, karena acaranya malam. Jadi tidak memungkinkan anak-anak SMP atau di bawah umur ikut, supaya tidak jadi sorotan orang tua,” ujarnya.

Menariknya, panitia juga menyiapkan hadiah berupa Robux dan uang tunai yang akan dibagikan melalui sistem undian bagi para peserta yang ikut bermain hingga mencapai puncak (summit).

“Semua yang ikut kegiatan ini akan berkesempatan mendapatkan hadiah Robux dan uang tunai yang nantinya akan diundi di akhir acara,” tambahnya.

Lebih jauh, ia menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi wadah positif bagi anak muda di Kutai Timur, khususnya komunitas Roblox, untuk berkembang dan menunjukkan sisi kreatifnya.

“Hari ini banyak stigma negatif tentang anak muda balapan, minum-minuman keras, atau hal-hal tidak produktif. Kami ingin membangun komunitas sehat, tempat anak-anak muda bisa mengembangkan potensi diri mereka,” tegasnya.

Melalui platform Roblox, menurutnya, banyak peluang yang bisa dimanfaatkan, mulai dari pembuatan karakter 3D, map, hingga desain digital yang bisa menjadi bekal keterampilan masa depan.

“Kami harap komunitas ini tidak hanya aktif di dunia game, tapi juga bisa berkontribusi dalam kegiatan sosial di masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Festival Tambourine dan Banners Se-Kutim 2025 Sukses Digelar, Taners SMADA Raih Juara Pertama

Next Story

STIE Nusantara Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Adaptif di Era Digital

Don't Miss