Kaltim Point, Kutim – Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, menyampaikan apresiasinya terhadap keberadaan dan kontribusi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutim. Hal itu ia ungkapkan usai menghadiri kegiatan sosialisasi bagi 41 Ormas yang telah terdata secara resmi.
Mahyunadi menegaskan bahwa peran Ormas sangat penting dalam memperkuat fondasi persatuan bangsa. Meskipun tidak seluruh tugas Ormas tertulis secara rinci dalam regulasi, ia menilai bahwa tanggung jawab moral dan sosial tetap melekat pada setiap organisasi kemasyarakatan.
“Yang paling inti dari keberadaan Ormas adalah menjaga bangsa ini tetap kokoh, bersatu, dan kuat. Kalau persatuan terjaga, Indonesia pasti bisa lebih maju,” ujar Mahyunadi, Rabu (19/11/2025)
Terkait informasi mengenai sekitar 400 Ormas yang ada di Kutim, Mahyunadi menegaskan bahwa tidak semuanya secara otomatis menerima dana hibah.
Proses penyaluran bantuan tetap melalui mekanisme seleksi, verifikasi, serta penilaian kelayakan sesuai aturan yang berlaku.
Ia juga menilai bahwa keberadaan Ormas membawa dampak yang positif bagi masyarakat.
Ruang berorganisasi memungkinkan anggotanya memperoleh wawasan lebih luas serta mengembangkan ide-ide kreatif yang berdampak pada kemajuan sosial.
“Orang yang berorganisasi pasti wawasannya bertambah. Banyak pengetahuan nasional hingga internasional yang dibawa ke daerah, lalu diterapkan dalam kegiatan kemasyarakatan,” jelasnya.
Mahyunadi berharap agar seluruh Ormas di Kutim semakin profesional, kreatif, dan mampu menjadi pelopor dalam menjaga kekompakan masyarakat.
Ia menekankan bahwa Ormas merupakan representasi masyarakat, sehingga harus memberi teladan baik dalam kehidupan sosial.
Lebih jauh, Mahyunadi menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu memberi sanksi tegas kepada Ormas yang melanggar aturan atau menimbulkan gangguan di masyarakat.
Pembekuan organisasi dapat dilakukan sesuai amanat undang-undang.
“Jika ada Ormas yang nakal dan berpotensi menimbulkan masalah, tentu akan kita bekukan. Ada aturan dan mekanisme yang mengatur itu,” tegasnya.
Ia juga memastikan bahwa proses seleksi dan penilaian terhadap kelayakan Ormas dilakukan secara objektif, berdasarkan rekam jejak serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Mahyunadi meyakini Ormas dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas, memperkuat partisipasi publik, dan meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat di Kutim.(ADV)