Pemkab Kutim Gelar Seminar Cegah Pernikahan Dini

by
4 November 2025
70 views

SANGATTA – Pernikahan merupakan fase kehidupan yang harus dipersiapkan dengan kesiapan mental, sosial, dan ekonomi yang baik. Selain itu, pernikahan juga tidak sekadar pilihan pribadi, melainkan juga menjadi bagian dari menyiapkan generasi sehat dan berdaya. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berkomitmen mencegah pernikahan dini di wilayahnya.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan Pemkab Kutim ialah dengan mengadakan seminar bertajuk “Menikah di Waktu yang Indah” dan diikuti ratusan siswa. Kegiatan yang berlangsung bertepatan dengan Hari Anak Nasional ini digagas oleh Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kutim dan Yayasan Senyum dan Harapan (YSH), bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kutim melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA). Praktisi gizi keluarga sekaligus penulis lepas dari Yogyakarta, Deri Rizky Anggarani, sebagai narasumber utama, menyampaikan pandangan dari sisi kesehatan dan psikologis tentang bahaya pernikahan dini yang tak jarang luput dari perhatian publik.

Kepala DPPPA Kutim Idham Chalid, yang hadir mewakili Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, mengharapkan seminar ini menjadi ruang edukatif bagi remaja untuk memahami pentingnya kesiapan mental, sosial, dan ekonomi sebelum menikah.

“Ini adalah bukti sinergi pemerintah dengan stakeholder serta pihak terkait, dalam hal ini APSAI, berkolaborasi bersama agar anak-anak kita bisa tumbuh dengan baik. Kita fasilitasi mereka lewat seminar, dan ini menegaskan kembali bahwa Kutai Timur adalah Kabupaten Layak Anak,” ujar Idham.

Seminar ini juga turut dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Ketua APSAI Kutim sekaligus Manager Community Empowerment Kaltim Prima Coal (KPC) Nanang Supriyadi, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, PT Pamapersada Nusantara Site KPC, Perumdam Tirta Tuah Benua, YSH, Bank Kutim, PT DSN, dan Supt CHE KPC Febriana Kurniasari.

Nanang Supriyadi dalam pernyataannya mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen dunia usaha untuk mendukung generasi muda Kutim agar tumbuh dengan mental kuat dan siap meraih cita-cita. Ia mengharapkan dunia usaha ke depan semakin bersinergi dengan pemerintah dalam menghadirkan Kabupaten Layak Anak.(ADV/ProkopimKutim/KP)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Sengketa Lahan Jalan Kanal 3, Pemkab Kutim Bentuk Tim Fasilitasi

Next Story

Pemkab Kutim Dukung Pembangunan Batalyon Teritorial dan TMMD ke-125