Pengelolaan Sampah Kutim Dibenahi, Pemkab Pastikan TPA Baru Mendukung Target Adipura

by
10 November 2025
509 views

SANGATTA – Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setkab Kutai Timur (Kutim), Noviari Noor, menjelaskan rencana pemindahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batota di Sangatta, usai membuka Focus Group Discussion (FGD) Pendahuluan Studi Kelayakan Teknis, Ekonomi, dan Lingkungan Pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Pelangi Room Hotel Royal Victoria.

Noviari menyampaikan bahwa TPA Batota masih difungsikan sementara, namun akan ditingkatkan sistemnya menjadi model controlled landfill, sedangkan TPA baru akan menggunakan sistem sanitary landfill agar lebih ramah lingkungan.

“TPA yang sekarang masih kita fungsikan sementara, tapi akan ditingkatkan sistemnya menjadi controlled landfill. Sedangkan TPA yang baru nanti akan menggunakan sistem sanitary landfill agar lebih ramah lingkungan,” jelasnya.

Menurut Noviari, volume sampah di Sangatta telah mencapai sekitar 220 ton per hari, sehingga diperlukan penanganan komprehensif agar tidak menimbulkan dampak pencemaran dan kesehatan masyarakat.

Dengan sistem baru, hanya sekitar 30 persen residu sampah yang akan dibuang ke TPA, sementara sisanya diolah melalui TPST dan berpotensi menghasilkan nilai ekonomi. Rencana pembangunan TPST modern juga disiapkan di Bengalon, Muara Wahau, dan Muara Bengkal.

Selain relokasi TPA, Noviari menegaskan bahwa saat ini penilaian Adipura sedang berjalan dan aspek pengelolaan sampah menjadi indikator utama.

“Penilaian Adipura saat ini sedang berlangsung untuk kedua kalinya. Indikator terpenting adalah pengelolaan sampah. Jadi kita benahi dulu dari sisi sistemnya agar bisa memenuhi standar penilaian,” tegasnya.

Ia menyebut bahwa keberhasilan pengelolaan sampah memerlukan dukungan semua pihak, termasuk perusahaan dan masyarakat dalam penerapan pemilahan sampah dari sumber.

“Mudah-mudahan dengan sistem baru ini, kita bisa mengelola 220 ton sampah per hari dengan baik. Ke depan, saat volume meningkat, Kutim sudah siap dengan sistem modern dan berkelanjutan,” pungkasnya. (ADV/ProkopimKutim/KP)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Dorong Transformasi Digital, Trisno Tekankan Smart City Sebagai Langkah Nyata Menuju Kutim 2045

Next Story

PPB Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi di Kutim