Bupati Kutim Tekankan Pembentukan Karakter dalam Seleksi Paskibraka 2026

by
24 Juli 2026
1 min read

SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bukan sekadar prestasi, melainkan awal proses pembinaan karakter generasi muda. Pesan itu disampaikan saat membuka Seleksi Calon Paskibraka Tahun 2026 di Aula Hotel Five Style Kutai Permai.

Menurut Ardiansyah, peserta yang terpilih nantinya harus mampu menunjukkan disiplin, tanggung jawab, serta moralitas yang baik. Selain memiliki ketahanan fisik dan postur yang memenuhi syarat, calon Paskibraka juga dituntut memiliki wawasan kebangsaan sebagai bekal menjadi generasi penerus bangsa.

“Menjadi Paskibraka bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari proses pembinaan dan penempaan diri. Dari sini akan lahir purna Paskibraka yang tangguh dan berkarakter,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya dan Agama Badan Kesbangpol Kutim Hapiah menyampaikan, proses seleksi telah dimulai sejak Januari 2026 melalui pembentukan tim dan sosialisasi ke seluruh kecamatan.

Dari total 204 pendaftar, sebanyak 187 peserta dinyatakan memenuhi syarat administrasi. Setelah mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan dan Tes Intelegensi Umum pada 12–13 Maret, tersisa 134 peserta yang lolos ke tahap berikutnya, terdiri atas 85 putra dan 49 putri.

Seleksi fisik dilaksanakan pada 7–10 April dengan sistem gugur. Pada pemeriksaan kesehatan awal, enam peserta dinyatakan tidak dapat melanjutkan seleksi karena mengundurkan diri, mengalami kecelakaan, atau tidak memenuhi standar kesehatan, terutama pada pemeriksaan penglihatan.

Melalui proses tersebut, Pemkab Kutim berharap terpilih putra-putri terbaik yang siap mengemban tugas pada peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda di daerah. (ADV/ProkopimKutim/KP)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Revitalisasi Dasawisma Jadi Prioritas Sangsel, Dana RT Diusulkan Lebih Berimbang

Next Story

DPRD Kutim Dorong Pengelolaan Limbah SPPG Bernilai Ekonomi