Jalan 18,6 Km Dibuka, Pemkab Kutim Harap Distribusi Lebih Lancar

by
21 Agustus 2026
1 min read

BENGALON — Terbukanya akses permanen Simpang Perdau–Tepian Langsat sepanjang 18,6 kilometer menjadi harapan baru bagi kelancaran arus orang dan barang di wilayah Bengalon, Kutai Timur. Pemerintah Kabupaten Kutim menilai infrastruktur tersebut dapat memperpendek hambatan mobilitas sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Jalur pengganti permanen itu resmi dioperasikan setelah peresmian yang ditandai pembunyian sirene oleh Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, serta jajaran terkait. Masyarakat kemudian mulai melintasi ruas jalan yang sebelumnya menjadi bagian penting dari konektivitas kawasan.

Kehadiran jalur baru tersebut tidak hanya mengandalkan pembangunan badan jalan. Sistem drainase dan bahu jalan turut disiapkan untuk menjaga konstruksi serta memperpanjang masa layanan infrastruktur.

Presiden Direktur dan CEO PT Kaltim Prima Coal Muhammad Rudy mengatakan jalan tersebut memiliki fungsi strategis bagi pergerakan ekonomi di Kutai Timur. Koridor itu menghubungkan aktivitas masyarakat dengan sejumlah sektor produktif, seperti pertanian, perkebunan, jasa, dan logistik.

Menurut Rudy, konektivitas yang lebih baik dapat memberikan dampak lanjutan terhadap produktivitas dan pengembangan wilayah. Efisiensi waktu perjalanan serta peningkatan aspek keselamatan juga menjadi manfaat yang diharapkan dari pengoperasian jalur permanen tersebut.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada PT KPC, PT WIKA, dan seluruh pihak yang mendukung pembangunan. Ia mengatakan keberadaan jalan tersebut harus dilihat lebih jauh sebagai instrumen penggerak perekonomian daerah.

“Jalan ini memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, memperlancar mobilitas, distribusi hasil produksi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Kutai Timur,” ujar Ardiansyah.

Ia mengingatkan pentingnya pemeliharaan agar infrastruktur yang dibangun melalui kolaborasi lintas pihak tetap berfungsi optimal.

Dengan dibukanya ruas permanen tersebut, pemerintah berharap akses antarwilayah semakin andal dan aktivitas ekonomi masyarakat Bengalon serta kawasan sekitarnya dapat berkembang lebih cepat. (ADV/ProkopimKutim/KP)

 

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Bukan Sekadar Bangun Gedung, Kutim Belajar dari Sekolah Rakyat Palaran

Next Story

SIAPTAH Siap Diperluas ke 24 Desa di Kutai Timur, Bupati Beri Lampu Hijau