Persikutim Pertimbangkan Kembali Pemutaran Liga 4, Masih dalam Tahap Kajian

by
10 November 2025
623 views

 

SANGATTA, Kaltimpoint.com — Upaya membangkitkan kembali gairah sepak bola lokal di Kutai Timur terus mendapat perhatian serius. Manajer Persikutim, Pandi Widiarto, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih menimbang dan mengkaji kemungkinan untuk kembali menggelar kompetisi Liga 4 di tingkat kabupaten.

“Ya, masih dalam kajian kami juga ya, apakah perlu memang kami bangun Liga 4-nya lagi atau tidak, nanti kita lihat,” ujarnya.

Menurutnya, Liga 4 memiliki peran penting dalam sistem pembinaan pemain muda di daerah. Kompetisi ini menjadi ruang pembuktian bagi klub-klub lokal sekaligus langkah awal menuju level provinsi hingga nasional. Namun, untuk memutarnya kembali, perlu kesiapan matang dari segi regulasi, sarana prasarana, dan dukungan anggaran.

“Tapi dalam sisi regulasi memang Liga 4 itu diputar dari tahapan kabupaten, kemudian ke provinsi, kabupaten kota ke provinsi sampai ke nasional,” terang Pandi menjelaskan.

Ia menilai bahwa keberadaan Liga 4 sangat dibutuhkan sebagai wadah pembinaan yang berkelanjutan. Meski demikian, Persikutim tak ingin terburu-buru mengambil keputusan sebelum seluruh aspek dipastikan siap. Termasuk di dalamnya kesiapan klub peserta, pelatih, serta koordinasi dengan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kutai Timur.

Pandi menambahkan, pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa animo masyarakat Kutai Timur terhadap sepak bola sangat tinggi. Namun sayangnya, belum semua potensi itu tersalurkan melalui kompetisi resmi. Oleh karena itu, evaluasi dan rencana kebangkitan Liga 4 menjadi langkah realistis untuk menjaga ritme pembinaan sepak bola di tingkat lokal.

“Kalau Liga 4 ini bisa diputar,  tentu dampaknya akan sangat besar. Tidak hanya untuk pembinaan pemain muda, tapi juga untuk kemajuan klub-klub lokal yang selama ini berjuang di bawah naungan Askab PSSI Kutim,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pandi menegaskan bahwa koordinasi dengan Asprov PSSI Kaltim juga diperlukan agar penyelenggaraan Liga 4 sesuai dengan struktur kompetisi nasional. Ia berharap, ke depan Kutim bisa kembali aktif dalam kalender kompetisi resmi, yang akan membuka peluang lebih luas bagi pemain daerah menembus level provinsi bahkan nasional.

Rencana tersebut menjadi bagian dari komitmen Persikutim untuk terus mendorong kemajuan sepak bola Kutai Timur, sekaligus menjaga semangat olahraga sebagai kebanggaan masyarakat daerah.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Ancaman Defisit Anggaran: Dana TKD Kutim Diprediksi Anjlok Drastis 70 Persen di 2026

Next Story

Pandi Widiarto Soroti Kewenangan Pusat dalam Urusan Reklamasi Tambang