Sinergi Multipihak Perbaiki Jalan Muara Ancalong

by
20 November 2025
463 views

MUARA ANCALONG – Pada hari Senin (5/5/2025) pukul 10.00 WITA diadakan Rapat Koordinasi Perbaikan Jalan yang berlangsung di ruang rapat Kantor Kecamatan Muara Ancalong. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, dan dihadiri oleh Camat Muara Bengkal, para kepala desa, serta perwakilan dari perusahaan PT Nala, PT Telen, dan PT Sinar Mas.

Perwakilan warga Desa Ngayau yang hadir menyampaikan keluhannya terkait pembangunan jembatan yang terhenti di tengah jalan. Sementara itu, mereka membutuhkan jalan yang memadai untuk mobilitas dan distribusi hasil bumi. Kondisi jalan yang buruk membuat mereka banyak menghabiskan tenaga, waktu, dan biaya. Selain itu, distribusi juga kapasitasnya terbatas karena risiko dari jalan yang rusak.

Kepala Desa Senambah, Ahmad Lamo, mengungkapkan bahwa pihak desa telah berkoordinasi dengan sejumlah perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayahnya. Namun, pelaksanaan perbaikan terkendala cuaca ekstrem dan musim hujan yang mempersulit pengerjaan di lapangan.

Sementara itu, para perwakilan perusahaan yang hadir menyatakan kesediaan mereka untuk membantu persoalan infrastruktur ini. PT Nala menyebutkan alat berat yang sempat digunakan hanya bisa beroperasi selama tujuh hari disebabkan faktor cuaca, dan saat ini masih menunggu arahan lanjutan. PT Sinar Mas menyediakan tiga unit truk untuk mendukung pekerjaan. PT Telen menyatakan kesediaannya membantu, namun menunggu surat permohonan resmi dan menyampaikan keterbatasan unit logging.

Wakil Bupati Mahyunadi menyetujui usulan perusahaan, sembari meminta PT Telen menyediakan satu unit truk dan satu alat berat. Beliau juga meminta pihak kecamatan membentuk tim percepatan perbaikan jalan. Tim ini nantinya akan bekerja secara fleksibel, mengikuti dinamika cuaca. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Perusahaan Diminta Bantu Perbaikan Jalan dan Jembatan di Muara Ancalong

Next Story

Energi Hijau dari Limbah Sawit Mulai Digarap