Rusmiati Desak Transparansi CSR Pertamina dan Dorong Perbaikan Jalan Penghubung

by
24 November 2025
622 views

Kaltim Point, Kutim – Plt. Camat Sangatta Selatan, Rusmiati SE, menegaskan perlunya transparansi dan kolaborasi yang lebih kuat dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayahnya, terutama Pertamina. Ia menyoroti minimnya informasi mengenai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), padahal kondisi masyarakat masih membutuhkan dukungan nyata, terutama pada sektor infrastruktur dasar seperti jalan penghubung.

Menurut Rusmiati, selama bertahun-tahun warga di sejumlah desa seperti Sangkima, Teluk Lombok, dan kawasan lainnya belum merasakan dampak signifikan dari keberadaan perusahaan. Padahal aktivitas industri di wilayah itu sangat intens dan bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

“Kami hanya ingin kejelasan. Program CSR itu harus transparan, supaya masyarakat tahu apa yang sudah diberikan dan apa yang bisa dikerjakan bersama,” tegas Rusmiati, Senin (24/11/2025).

Ia menambahkan, transparansi bukan untuk menyalahkan perusahaan, melainkan agar pemerintah kecamatan bisa menyusun sinergi program dan memastikan bantuan tepat sasaran. Tanpa data yang jelas, sulit mengukur efektivitas CSR yang seharusnya menjadi jembatan antara perusahaan dan masyarakat.

Salah satu keluhan terbesar warga adalah kondisi jalan penghubung antar desa yang rusak parah, termasuk ruas menuju Sangkima dan jalur alternatif Sungai Tabuan. Beberapa titik bahkan telah memakan korban kecelakaan. Rusmiati menilai keterlibatan perusahaan sangat diperlukan untuk membantu percepatan perbaikan.

“Jalan ini bukan hanya untuk warga, tapi juga akses penting bagi perusahaan. Maka seharusnya ada kontribusi bersama dalam perbaikannya,” ujarnya.

Rusmiati juga mengungkapkan bahwa dalam beberapa kesempatan, Pertamina menyatakan kesediaannya membantu perbaikan dengan menyediakan material seperti batu merah. Namun, hingga kini realisasinya masih terbatas karena kurangnya koordinasi dan belum adanya rencana yang terukur.

Ia berharap perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Sangatta Selatan dapat hadir lebih nyata bagi masyarakat. Bukan hanya melalui bantuan sporadis, tetapi lewat program CSR yang berkelanjutan, terukur, dan dipublikasikan secara transparan setiap tahun.

“Kalau transparan dan terencana, CSR bisa berdampak besar. Bukan hanya membantu perbaikan jalan, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan peningkatan kualitas hidup warga,” tutup Rusmiati. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

DPRD Kutim Usulkan Perda Perlindungan Petani Sawit Mandiri

Next Story

Jimmy Tegaskan Sinkronisasi Usulan Dapil Menjadi Kunci Arah Pembangunan Kutai Timur

Don't Miss